Buah naga adalah buah yang mulai digemari di Indonesia. Rasanya segar dan mudah ditemukan diberbagai daerah di tanah air. Buah naga terdiri dari beberapa macam yaitu buah naga daging merah, buah naga kulit merah daging putih, buah naga hitam dan buah naga kuning seperti disajikan pada Gambar dibawah.
Beberapa varietas buah naga Manfaat kulit buah naga sudah dibuktikan oleh beberapa ahli dan telah banyak diketahui oleh masyarakat. Buah naga ini tak hanya lezat tetapi kulitnya juga memiliki 4 banyak manfaat bagi kesehatan. Kulit buah naga bisa dimanfaatkan untuk dijadikan pewarna makanan maupun obat. Buah naga mulai banyak dikonsumsi karena kandungan kimianya yang bermanfaat bagi kesehatan. Kandungan kimia buah naga dan kulit buah naga yaitu flavonoid (Hilal, 2006) vitamin A, C, E dan polifenol (Siregar, 2011).
Kulit buah naga yang bersisik dipercaya mengandung zat pentacyclic, triyepene, dan taraxast yang dapat membuat lentur pembuluh darah, sehingga darah akan mengalir dengan lancar ke seluruh tubuh. Jika pembuluh darah lentur, maka pembuluh darah tak mudah pecah meskipun mendapatkan tekanan yang kuat dari jantung. Kedua, buah naga juga berkhasiat untuk membasmi sel-sel kanker atau tumor ganas pada tubuh. Kulit buah naga yang biasanya hanya dianggap sebagai limbah, mengandung banyak zat yang bisa membasmi zat-zat asing yang membahayakan tubuh. Tak hanya itu, kulit tersebut dapat juga dapat mencegah diabetes dan penyakit jantung.
Kulit buah naga dapat pula dimanfaatkan sebagai alat pendeteksi makanan yang mengandung boraks dan formalin, sehingga konsumsi makanan akan tetap terjaga zat yang terkandung dalam kulit buah naga tersebut. Cara menggunakannya, dilakukan dengan cara memotong-motong kulit buah naga menjadi bagian-bagian yang kecil dan dikeringkan dibawah terik sinar matahari. Setelah itu, kulit buah naga yang sudah dikeringkan diseduh sebagai minuman yang sering disebut dengan teh kulit buah naga (Pasaribu, 2012).
Trimakasih telah berkunjung ke blog saya


Tidak ada komentar:
Posting Komentar