Rabu, 16 Maret 2016

PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR

Dalam pertumbuhannya tanaman memerlukan tiga unsur hara penting, yaitu nitrogen (N), fosfat (P), dan kalium (K).
     1. Fungsi Nitrogen (N) bagi Tanaman :

    • Untuk merangsang pertumbuhan tanaman secara keseluruhan, terutama pada fase vegetatif, khususnya batang, cabang, dan daun. 
    • Untuk pembentukan hijau daun (klorofil) yang sangat berguna dalam proses fotosintesis.
    • Untuk membentuk protein, lemak, dan berbagai persenyawaan organik lainnya.
    • Bahan-bahan alami yang mengandung unsur nitrogen diantaranya azolla, kacang-kacangan, jerami atau dedaunan yang berwarna hijau, serta urin dan kotoran hewan atau manusia. 
    2. Fungsi Fospor (P) bagi Tanaman :
    • Unsur fosfor (P) bertugas mengedarkan energi keseluruh bagian tanaman, berguna untuk merangsang pertumbuhan dan perkembangan akar, khususnya akar benih dan tanaman muda.
    • Sebagai bahan mentah untuk pembentukan sejumlah protein tertentu, membantu asimilasi dan pernapasan, mempercepat pembungaan dan pembuahan,
    • Serta mempercepat pemasakan biji dan buah. 
    • Sementara bahan alami yang mengandung unsur fosfor dan kalium antara lain ampas tebu, batang pisang, sabut kelapa, dan abu kayu. 
   3. Fungsi Kalium (K)  bagi Tanaman :
    • Membantu pembentukan protein, karbohidrat dan gula.
    • Kalium pun berperan dalam memperkuat tubuh tanaman agar daun, bunga, dan buah tidak mudah gugur.
    • Membantu pengankutan gula dari daun ke buah atau umbi. 
    • Kalium pun merupakan sumber kekuatan bagi tanaman dalam menghadapi kekeringan dan serangan penyakit.
    • Bahan alami yang mengandung unsur kalium antara lain sabut kelapa, dan abu dari bekas bakaran tanaman.
Cara Membuat Pupuk Organik Cair dengan kandungan NPK
       Cara pembuatan pupuk organik cair (POC) berdasarkan kandungan unsur haranya. POC dengan unsur hara N Nitrogen menjadi sangat penting bagi tanaman pada fase vegetatif. Kekurangan hara ini akan menyebabkan pertumbuhan tanaman menjadi lambat. Mula-mula daun menguning dan mengering, lalu rontok. Daun yg menguning diawali dari daun bagian bawah, lalu disusul daun bagian atas.
Bahan-bahan yang digunakan untuk membuat POC berunsur hara N adalah :
  1. Daun salam 1 kg,
  2. Babadotan 1 kg, 
  3. Air kelapa 1 liter, 
  4. Bintil akar kacang tanah 1 kg,
  5. EM TANI 100 cc atau EM4 atau MOL dari Nasi
  6. Gula pasir 10 sendok. 
Caranya pembuatannya :
Daun salam, babadotan, dan bintil akar kacang tanah ditumbuk sampai halus, lalu dimasukan ke dalam ember berisi air kelapa yang sudah dicampur EM TANI dan gula pasir. Selanjutnya ember ditutup rapat dan dibiarkan selama tiga minggu. Setelah itu cairan disaring dan siap untuk digunakan. POC dengan unsur hara P Gejala yang ditunjukan tanaman akibat kekurangan unsur fosfor adalah daun bawah berubah warna menjadi tua atau tampak mengkilap merah keunguan. Kemudian menjadi kuning keabuan dan rontok. Tepi daun, cabang, dan batang berwarna merah keunguan. Batang kerdil dan tidak menghasilkan bunga dan buah. Jika sudah terlanjur berbuah ukurannya kecil, jelek, dan lekas matang.

Bahan yang diperlukan untuk membuat POC berunsur hara P adalah :
  1. Batang pisang 1 kg, 
  2. Gula pasir 1 ons atau tetes tebu,
  3. Air 1 ltr 
Cara pembuatannya :
Untuk pembuatannya adalah sebagai brikut: 1. Larutkan gula dengan air dalam ember dan iris-iris batang pisang. 2. Masuka irisan tersebut pada plasitk yang sudah dilubangi sebelumnya atau dibungkus dengan kain kasa, lalu ikat jangan samapai irisan batang pisang berceceran. 3. Masukan plastik atau kain kasa yang berisi irisan batang pisang ke dalam ember yang berisi larutan gula. 4. Supaya tenggelam, platik atau kain kasa diberi pemberat. 5. Tutup ember rapat-rapat. 6. Setelah dua minggu irisan batang pisang dikeluarkan dari pembungkusnya, kemudian diremas-remas sampai airnya habis. 7. Setelah disaring, larutan siap digunakan.

Bahan yang dipeelukan untuk membuat POC dengan unsur hara K adalah :

  1. Sabut kelapa 1 kg
  2. Gula merah 100 gram atau tetes tebu 100 ml
  3. EM4 100 ml atau Mol dari Nasi 100 ml
  4. Air 1 ltr.
Cara pembuatannya :
Tahapan - tahapan yang dilakukan ialah : 1) Cincang/potong2 sabut kelapa hingga menjadi potongan2 kecil, lalu masukkan kedalam wadah, 2) Larutkan gula merah air 1 ltr atau menggunakan tetes tebu. 3) Campurkan EM4 dengan larutan gula/tetes tebu, 4) Tuangkan larutan tersebut kedalam wadah yang berisi potongan sabut kelapa. kemudian ditutup rapat. 5)  Buka tutup jerigen setiap pagi selama beberapa detik untuk membuang gas yang timbul. 6) Simpan pada tempat yang tidak terpapar sinar matahari langsung. Biarkan selama 2 minggu.

Aplikasi Akar : Campurkan 1 bagian POC dengan 3 bagian air bersih. Kocorkan pada tanaman dengan dosis 250 ml / tanaman. Pengaplikasian dilakukan satu minggu sekali.
Aplikasi Daun : Campurkan 1 bagian POC dengan 5 bagian air bersih. Semprotkan pada daun dan batang tanaman satu minggu sekali.

Kalium sangat penting bagi tanaman khususnya pada fase generatif, terutama dalam pembentukan biji, supaya biji tersebut bernas (berisi). Ciri tanaman yang kekurangan kalium adalah daun mengkerut atau keriting, timbul bercak-bercak merah kecoklatan lalu kering dan mati. Perkembangan akar lambat. Buah tumbuh tidak sempurna, kecil, jelek, dan tidak tahan lama.
Aplikasi pada tanaman padi 
Untuk merangsang pertumbuhan anakan semprotkan POC yang mengandung hara N dan P saat tanaman berumur 0-56 hari dengan interval seminggu sekali. Dosis yang digunakan untuk tangki yang berkapasitas 14 liter adalah 1 liter POC “N” ditambah 20 cc POC “P”. – Untuk merangsang pembungaan dan pembentukan biji yang bernas (berisi), semprot tanaman saat berumur 63 hari sampai biji padi terlihat menguning dengan interval seminggu sekali. Dosis yang digunakan adalah 40 cc POC “P” dicampur dengan 1 tangki (14 liter) POC “K”.

Sumber Informasi : mitalom.com dan pertanian-organik.com

Semoga bermanfaat, Trimakasih telah berkunjung ke Blog saya

Sabtu, 05 Maret 2016

Kandungan Kimia Kulit Buah Naga dan Manfaatnya

   Buah naga adalah buah yang mulai digemari di Indonesia. Rasanya segar dan mudah ditemukan diberbagai daerah di tanah air. Buah naga terdiri dari beberapa macam yaitu buah naga daging merah, buah naga kulit merah daging putih, buah naga hitam dan buah naga kuning seperti disajikan pada Gambar dibawah.


   Beberapa varietas buah naga Manfaat kulit buah naga sudah dibuktikan oleh beberapa ahli dan telah banyak diketahui oleh masyarakat. Buah naga ini tak hanya lezat tetapi kulitnya juga memiliki 4 banyak manfaat bagi kesehatan. Kulit buah naga bisa dimanfaatkan untuk dijadikan pewarna makanan maupun obat. Buah naga mulai banyak dikonsumsi karena kandungan kimianya yang bermanfaat bagi kesehatan. Kandungan kimia buah naga dan kulit buah naga yaitu flavonoid (Hilal, 2006) vitamin A, C, E dan polifenol (Siregar, 2011).
   Kulit buah naga yang bersisik dipercaya mengandung zat pentacyclic, triyepene, dan taraxast yang dapat membuat lentur pembuluh darah, sehingga darah akan mengalir dengan lancar ke seluruh tubuh. Jika pembuluh darah lentur, maka pembuluh darah tak mudah pecah meskipun mendapatkan tekanan yang kuat dari jantung. Kedua, buah naga juga berkhasiat untuk membasmi sel-sel kanker atau tumor ganas pada tubuh. Kulit buah naga yang biasanya hanya dianggap sebagai limbah, mengandung banyak zat yang bisa membasmi zat-zat asing yang membahayakan tubuh. Tak hanya itu, kulit tersebut dapat juga dapat mencegah diabetes dan penyakit jantung.
   Kulit buah naga dapat pula dimanfaatkan sebagai alat pendeteksi makanan yang mengandung boraks dan formalin, sehingga konsumsi makanan akan tetap terjaga zat yang terkandung dalam kulit buah naga tersebut. Cara menggunakannya, dilakukan dengan cara memotong-motong kulit buah naga menjadi bagian-bagian yang kecil dan dikeringkan dibawah terik sinar matahari. Setelah itu, kulit buah naga yang sudah dikeringkan diseduh sebagai minuman yang sering disebut dengan teh kulit buah naga (Pasaribu, 2012).

Trimakasih telah berkunjung ke blog saya

Selasa, 09 Februari 2016

Dedak Padi Untuk Minyak Goreng

   Minyak dedak padi/ rice bran oil  merupakan minyak hasil ekstraksi dari dedak padi serta melalui tahapan proses stabilisasi dan pemurnian. Minyak dedak tidak hanya memiliki kandungan vitamin, antioksidan dan nutrisi serta dapat menurunkan kandungan kolesterol di dalam tubuh manusia. Minyak dedak dapat diolah menjadi minyak goreng yang mutunya lebih baik dari minyak kelapa, minyak sawit maupun minyak jagung. Minyak ini memiliki nilai titik asap yang cukup tinggi yaitu 254° C dibandingkan tiga minyak tersebut.



   Keunggulan dari dedak padi sebagai minyak antara lain berlimpahnya bahan baku dedak padi, rendemen minyak 14% - 19%, mengandung antioksidan yang tinggi (tocorefol, tocotrienol dan oryzanol). Selain itu, ampas dedak hasil ekstraksi dapat digunakan lagi sebagai pakan dengan kandungan protein yang tinggi.
Manfaat yang diberikan dari dedak padi antara lain dapat menghasilkan minyak goreng bermutu tinggi. Selain itu, pengembangan produk minyak dedak sebagai food  supplement dan minuman antioksida serta diversifikasi produk olahan padi dapat meningkatkan nilai tambah produk.

Informasi lebih lanjut : Balai Besar Litbang Pasca Panen Pertanian

Trimakasih telah berkunjung ke blog saya

Sabtu, 28 Februari 2015

Cara Ganti Wallpaper Logon Windows 7




Tampilan gambar latar pada Logon Windows 7 secara default telah ditentukan oleh Microsoft. Jika kamu bosan, ada cara mudah untuk menggantinya. Kamu tidak perlu menggunakan aplikasi tambahan untuk itu, cukup dengan cara menyunting registri dan sedikit modifikasi pada konfigurasi bawaan Windows 7. Namun trik berikut ini hanya berlaku pada Windows 7 Professional, Enterprise, dan Ultimate Edition saja. Berikut langkah-langkahnya:
1. Modifikasi registri
Search ketik regedit dan tekan Enter. Masuk ke ke direktori kunci HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWARE Microsoft/ Windows/ CurrentVersion/ Authentication/ LogonUI/ BackgroundPada kolom di sebelah kanan terdapat nama OEMBackground. Klik ganda, ubah Value data menjadi 1 dengan pilihan base pada hexadecimal, klik OK dan tutup regedit.
2. Ubah policy
Local Group Policy Editor. Klik Start dan pada kolom search ketik gpedit.msc dan tekan Enter (fungsi ini tidak terdapat pada Windows 7 Starter, Home Premium, dan Home Basic). Pada jendela Local Group Policy Editor, arahkan ke Computer ConfigurationAdministrative TemplatesSystemLogonCari nama setting yaitu Always use custom login background. Klik ganda dan pilih Enable untuk mengaktifkannya. Klik Apply dan tutup jendela.

3. Folder gambar
Kamu bisa memilih gambar apapun berformat JPG. Jika ingin tampilan gambar sempurna, pastikan gambar tersebut memiliki resolusi yang disesuaikan dengan resolusi layar monitor dan ukuran file tidak boleh lebih dari 256 KB. Masuk ke folderC:WindowsSystem32oobeinfobackgrounds. Jika hanya menemui folder C:WindowsSystem32oobe saja, kamu bisa membuat sendiri folder tersebut.

4. Pilih gambar
Setelah masuk ke folder background, secara default akan terdapat file JPG dengan nama BACKGROUNDDEFAULT. Jika folder ini kosong, tidak masalah karena kamu akan memasukkan sendiri file gambar yang telah kamu pilih. Sebelumnya rename dahulu nama file gambar yang kamu pilih menjadi BACKGROUNDDEFAULT.JPGUsahakan untuk memilih gambar dengan resolusi yang sesuai dengan monitor. Untuk gampangnya, kamu bisa mengikuti resolusi dari gambar BACKGROUNDDEFAULT yang sudah ada sebelumnya.
5. Test wallpaper
Proses selesai, untuk mencobanya kamu tidak perlu melakukan restart, cukup tekan tombol Windows+L dan lihat perubahan yang terjadi pada tampilan pada Logon.
Semoga berhasil Gan

Trimakasih telah berkunjung ke blog saya